Halaman

Minggu, 09 April 2017

Pengantar Web Science

Pengantar Web Science

BAB 1 dan BAB 2
World Wide Web atau yang lebih dikenal dengan WWW merupakan sebuah teknologi yang berkembang dengan membutuhkan waktu beberapa tahun saja, program pertama yang bukan saja menggunakan FTP (File Transfer Protocol) namun juga HTTP (Hypertext Transfer Protocol) yang dikembangkan Tim Berners-Lee pada 1989. WorldWideWeb dapat menampilkan file HTML tanpa gambar yang tersimpan. Pengaruh dari world wide web ini sangat luar biasa dan sudah dirasakan oleh masyarakat di dunia. Untuk mempelajari bagaimana WWW berkembang sangat pesat maka kita membutuhkan Web Science.
Web Scince merupakan ilmu pengetahuan yang membahas tentang bagaimana sebuah web diciptakan agar menjadi sebuah jalan dimana dalam semua masalah yang ada didunia saat ini dapat disebarluaskan secara cepat , tepat dan efisien. Tujuan penting dari web science adalah untuk mengenali aspek penting dari identifikasi, interaksi dan representasi yang membuat web bekerja, dan mengijinkan implementasi dari system yang bisa mendukung dan mempromosikan perilaku yang diinginkan
Web adalah ruang di mana sumber daya diidentifikasi oleh Uniform Resource Identifier (URI). Ada protokol yang di gunakan untuk mendukung interaksi antara agen, dan format untuk mewakili informasi sumber. Ini adalah bahan dasar (Arsitektur) dari Web yang memiliki tiga fungsi dari identifikasi, interaksi dan representasi. Kekuatan web berasal dari kemungkinan menghubungkan server dan klien. Sebuah sumber dapat berisi sebuah referensi ke sumber lain dalam bentuk sebuah URI dimana bisa digunakan untuk akses sumber kedua. Link itu mengijinkan navigasi asosiatif dari web. Untuk memudahkan peghubungan, sebuah format harus termasuk cara membuat dan mengenali link ke sumber lain, harus mengizinkan link ke beberapa sumber dimanapun melalui web, dan seharusnya tidak membatasi penulis konten menggunakan skema URI tertentu.
BAB 3
1.     Semantik Web
Semantic Web (SW) merupakan upaya untuk memperluas potensi Web dengan ekstensi analogi perilaku rakyat. Semantic Web mencoba untuk mendapati orang-orang yang bersedia membuat data untuk orang lain, dan menambahkan link untuk dapat mereka akses ke link tersebut. Jadi visi Semantic Web adalah sebagai perluasan dari prinsip-prinsip Web dari dokumen ke data. Jika itu terjadi dan diterima, maka perluasan ini akan memenuhi lebih dari Web yang potensial, yang akan memungkinkan data dapat digunakan dengan effektif oleh masyarakat yang lebih luas, dan akan diproses baik secara otomatis atau manual oleh perangkat. Hal ini, dapat menciptakan sebuah kebutuhan besar: perangkat tersebut harus mampu memproses data dalam format heterogen, mengumpulkan data-data dengan menggunakan prinsip-prinsip yang berbeda untuk berbagai macam tugas utama. Kemampuan Web akan jauh lebih besar jika data dapat didefinisikan dan dihubungkan sehingga mesin dapat melampaui tampilan, dan sebaliknya mengintegrasikan argumen tentang data di aplikasi (dan di seluruh organisasi atau batas-batas masyarakat). Saat ini, Web berkerja dengan baik pada teks, musik dan gambar, dan cukup baik pada video dan layanan, tetapi data tidak dapat digunakan dengan mudah pada skala Web. Tujuan Semantic Web adalah untuk memfasilitasi penggunaan data serta penemuan mereka, untuk melampaui Google dalam hal ini.
Jadi cara kerja semantic web seperti web kebanyakan pada saat ini , jika kita ingin mencari sesuatu dan keyword yang kita ketikan salah atau typo , maka web tersebut akan ototmatis memberikan option pilihan dari yang kita maksud, sehingga web semantic dapat mengurangi kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh manusia itu sendiri maupun oleh web itu sendiri dan akan menampilkan hasil yang lebih akurat sesuai dengan pengguna inginkan.
Berikut Strategi Semantic Web adalah untuk memberikan kerangka umum untuk pembebasan data, didasarkan pada Resource Description Framework (RDF), yang mengintegrasikan berbagai aplikasi yang menggunakan XML sebagai sintaks interchange. Data mentah dibawa bersama-sama ke dalam database, dan terhubung ke model dunia (melalui ontology) yang kemudian memungkinkan agregasi dan analisis data dengan memproduksi interpretasi yang konsisten di seluruh sumber data heterogen. Fokus, pada data itu sendiri. Semantic Web ini tidak hanya menandai masalah dokumen HTML di Web, atau varian pada masalah IR tradisional pengambilan dokumen. Ini adalah upaya untuk menyatukan data di Web sehingga untuk membuat database besar yang melampaui komponennya, kemungkinan yang membuat aplikasi dapat menyimpulkan di seluruh data heterogen
       Database merupakan jenis pemanfaatan yang dipahami sebagai dasar untuk sumber Semantic Web. Jadi, Semantic Web adalah lanjutan dari WWW yang menjadi tahap berikutnya yakni, menghubungkan data bukan dokumen. Hal ini, bukanlah satu set metode yang menangani dokumen pada Web saat ini secara spesifik, bukan satu set metode keputusan yang berdasarkan metadata atau cara untuk mengklasifikasikan laman web saat ini, atau cara mencari smart-way. Hal ini dimaksudkan untuk berfungsi dalam konteks relational model data.

2.     Ontologi
Ontologi mengandung konsep-konsep yang diperlukan untuk memahami domain dan kosa kata yang diperlukan untuk masuk ke sebuah tulisan tentang itu, dan bagaimana konsep dan kosa kata yang saling terkait, bagaimana kelas dan contoh dan sifat mereka yang didefinisikan, dijelaskan dan dirujuk. Ontologi bersifat formal maupun informal. Keuntungan dari formalitas adalah bahwa itu membuat ontologi yang dapat dibaca mesin, dan karena itu memungkinkan komputer untuk melakukan penalaran yang lebih atas sumber daya Web.
Ontologi dimaksudkan untuk menempatkan semacam keteraturan ke dalam format informasi dan pernyataan heterogen, dan berkontribusi melihat Web sebagai sumber pengetahuan tunggal. Sejauh itu, Ontologi mirip dengan skema database, kecuali akan ditulis dengan banyak bahasa yang relatif dan ekspresif, informasi akan kurang terstruktur, dan menentukan teori domain, tidak hanya struktur data container. Jadi ontologi terlihat sebagai tambahan yang penting untuk berbagi data, dan tujuan utama membenarkan Web sebagai satu sumber informasi, tetapi mereka juga memiliki penentangnya
3.     Folksonomies dan struktur sosial
Ontologi harus dilengkapi dengan folksonomi, yang muncul ketika sejumlah orang tertarik pada beberapa informasi, dan didorong untuk menggambarkannya- atau tag (mereka mungkin tag selfishly, untuk mengatur pengambilan konten mereka sendiri, atau membantu orang lain untuk mendapatkan navigasi). Daripada bentuk klasifikasi terpusat, pengguna dapat menetapkan kata kunci dokumen-dokumen atau sumber-sumber informasi lain. Dan ketika Tag ini dikumpulkan, hasilnya sangat menarik.
Folksonomi adalah varian bertarget pada kata kunci yang mencari tema, dan merupakan upaya yang muncul menarik di informasi pengambilan - bagaimana saya bisa mengambil dokumen (foto). Contohnya adalah Wikipedia , Wikipedia merupakan web yang dapat diubah atau diedit oleh orang lain dengan bebas , hal ini memungkinkan informasi yang dimiliki oleh sesorang dari kalangan manapun dapat di sebarluaskan melalu web Wikipedia dengan menyunting salah satu berita , dimana berita tersebut dimengerti oleh orang tersebut.
4.     Referensi dan Identitas
1.      Kapan Dua Objek itu Sama?
Dua Objek dikatakan sama , ketika kita typo mengetikan keyword pada salah satu search engine contohnya ialah, Aldo Sudibyo dan saya typo menjadi Adlo Sudibyo ,mungkin menurut kita sebagai pengguna akan terlihat sepele , namun untuk search engine hal ini merupakan hal yang rumit
2.      Kapan Dua Halaman itu Sama?
Dua hal dikatakan sama ketika template suatu halaman web , letak gadgetnya ,
isi dari web nya sampai hal terkecil dari web tersebut sama dengan web lainnya. Jika salah satu ada yang beda maka halaman tersebut dikatakan tidak sama dan berbeda satu dengan yang lainnya.
3.      Multimedia
Web merupakan multimedia, yang dibuat untuk kompleks semantic. Ini tentu bukan masalah yang unik ke Web. Meta-reasoning (Penalaran tentang sifat penalaran itu sendiri) dan Epistemology (Ilmu tentang sifat) sering menganggap media tekstual, meskipun sebenarnya banyak pertimbangan dalam bentuk analogy. Sebagai contoh ahli sering menggunakan diagram untuk mengekpresikan pengetahuan mereka. Beberapa peneliti telah mencoba untuk menemukan prinsip-prinsip yang mungkin mendasari penalaran diagramatik. Telah ada juga aplikasi penting untuk decoding representasi visual untuk gangguan penglihatan dan koleksi gambar visualisasi terhadap ontologi domain. Pada akhirnya, integrasi representasi multimodal dari adegan yang sama atau badan adalah masalah yang sangat parah. Secara umum, itu tidak diketahui bagaimana mengambil semantik dari representasi non-tekstual handal; fenomena ini disebut sebagai semantic gap (semantik kesenjangan).
            Namun, generasi web berikutnya tidak harus berdasarkan pada asumsi yang salah bahwa teks adalah utama dan perncarian berbasis keyword(kata kunci) akan akan memadai semua tujuan yang wajar. Namun, pendekatan kata kunci mungkin goyah dalam konteks multimedia karena kekayaan yang lebih besar berasal dari non-tekstual media. Sebagai hybrid yang menarik telah disarankan bahwa kesenjangan semantik (semantic gap) dapat diisi dengan ontology dari visual yang memuat bahasa tingkat rendah dan memberikan urutan pemetaan atas konsep abstrak tingkat tinggi yang disajikan dalam bentuk queries (pertanyaan) atau metadata.
           
5.     Pemrosesan Bahasa Alami (Natural Language Processing/NPL)
Terdapat hal-hal penting yang berkaitan antara NPL dengan jaringn (web), diantaranya :
  1. Sebelumnya Natural Language sangat jarang digunakan, namun setelah beberapa tulisan membicarakan mengenai NPL hal inilah yang membuat NPL dipertimbangkan. Sebuah angka perkiraan baru-baru ini untuk ukuran dari Web adalah dua ribu miliar kata, yang 71% adalah bahasa Inggris, 6,8% Jepang dan 5,1% Jerman. banyak yang relatif bahasa umum seperti Slovenia atau Melayu bisa membanggakan 100m kata online, ukuran yang sama seperti Nasional Inggris yang banyak digunakan dan dihormati.
  2. Mengingat masalah dari skala Web, teknik NLP akan menjadi penting dalam tugas-tugas seperti summarisation (lihat, misalnya, tahunan Dokumen Memahami Conference - http://duc.nist.gov/ dan [69]), yang dapat memberikan dukungan yang berguna untuk bagian-bagian manusia tugas pencarian.
  3.  NLP memiliki potensi besar untuk pembangunan jenis antarmuka intuitif yang heterogen dan belum tentu computerliterateWeb komunitas pengguna membutuhkan. NLP digunakan untuk menemukan dan mengungkapkan metadata. Teks yang mengandung tidak terstruktur data sekarang dapat dipetakan ke sumber daya yang ada seperti ontologi untuk menyediakan markup dan penjelasan, setelah sesi pelatihan awal.


Minggu, 08 Januari 2017

Game

Game Online pada Website

Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang salah satu game online pada website http://publishers.spilgames.com/ yaitu Pool Puzzle pada game ini kita akan memainkan bola billiard yang akan menjalankan misi disetiap levelnya , misinya yaitu mengarahkan bola billiard untuk menuju target , targetnya yaitu ‘Bintang’ dan misi akan berhasil bila bola billiard menyentuh bintang. Setiap level memilki tantangan yang berbeda , semakin tinggi level maka akan semakin susah tantangannya.

Berikut ini cara untuk menautkan game online pada blog kita

1.      Kita klik link diatas, lalu pilih game yang kita inginkan
2.      Lalu klik get link dan copy scriptnya
3.      Lalu kita tautkan ke HTML ketika kita ingin membuat entri baru *bukan ditautkan ke dalam tamplate*

Berikut ini penggalan script game Pool Puzzle yang saya tautkan kedalam html.
    <div class="gameplayer" data-sub="cdn" data-width="800" data-height="500" data-gid="576742227280291869"></div>
<script>
(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = 'http://cdn.gameplayer.io/api/js/publisher.js'; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);}(document, 'script', 'gameplayer-publisher'));
 </script>



Kamis, 29 Desember 2016

Bahasa Pemrograman Ruby

Ruby
Sejarah Ruby
Ruby adalah bahasa pemrograman dinamis berbasis skrip yang berorientasi obyek. Tujuan dari ruby adalah menggabungkan kelebihan dari semua bahasa-bahasa pemrograman skrip yang ada di dunia. Ruby ditulis dengan bahasa pemrograman C dengan kemampuan dasar seperti Perl dan Python.
Ruby pertama kali dibuat oleh seorang programmer Jepang bernama Yukihiro Matsumoto. Pada tahun 1993 Yukihiro ingin membuat sebuah bahasa skripting yang memiliki kemampuan orientasi objek. Pada saat itu pemrograman berorientasi objek sedang berkembang tetapi belum ada bahasa pemrograman scripting yang mendukung pemrograman objek.
Penulisan Ruby dimulai pada Februari 1993 dan pada Desember 1994 dirilis versi alpha dari Ruby. Pada awal perkembangan Ruby, Yukihiro menulis Ruby sendiri sampai pada tahun 1996 sudah terbentuk komunitas Ruby yang banyak mengontribusikan perkembangan Ruby.
Saat ini Ruby telah berkembang tidak hanya di Jepang, tetapi diseluruh dunia. Bulan Agustus tahun 2006, Macintosh telah melakukan kerja sama dengan mengintegrasikan Ruby on Rails pada Mac OS X v10.5 Leopard telah diluncurkan bulan Oktober 2007.

Kelebihan Ruby
1.       Sintaks sederhana.
2.       Memiliki exception handling yang baik.
3.       Bahasa Pemrograman Berorientasi Objek.
4.       Mengusung konsep single inheritance.
5.       Open source, siapa saja dapat menggunakannya dengan cuma-cuma dan dapat ikut berpartisipasi mengembangkannya.
6.       Memiliki garbage collector yang secara otomatis akan menghapus informasi tak terpakai dari memori.
Sistem operasi yang didukung
1.       Linux
2.       Microsoft Windows 95/98/XP/NT/2000/2003/Vista
3.       MacOS X v10.5 Leopard
4.       BeOS
5.       OS/2
6.       Unix
7.       Amiga
8.       MorphOS
9.       Acorn RISC OS
10.   Syllable
11.   Symbian OS
Percabangan dan Perulangan Pada Ruby
A.    Percabangan
Pada umumnya dalam membuat program, selalu ada seleksi dimana diperlukan pengecekan suatu kondisi untuk mengarahkan program agar berjalan sesuai keinginan. Pada Ruby untuk melakukan suatu pengecekan kondisi terdapat tiga macam statemen, antara lain :

1.       Perintah If
Merupakan suatu percabangan yang hanya terdapat 1 kondisi dan satu statement saja

Bentuk umumnya :
if kondisi
statement
end


2.       Perintah If – Else
Merupakan percabangan dimana terdapat 1 kondisi dan 2 statement , statement pertama merupakan statement yang akan dijalankan ketika kondisi benar dan statement yang lainnya akan dijalankan ketika kondisi tidak benar

Bentuk umumnya :
if kondisi
statement 1
else
statement 2
end


3.       Perintah If – ElsifElse
Merupakan percabangan dimana terdapat 2 kondisi dan 3 statement , statement pertama merupakan statement yang akan dijalankan ketika kondisi pertama benar dan statement kedua merupakan statement yang akan dijalankan ketika kondisi kedua benar dan statement ketiga akan dijalankan ketika kondisi tidak ada yangbenar

Bentuk umumnya :
if kondisi1
statement 1
elsif kondisi2
statement 2
else
statement n
end


4.       Case – when
Merupakan percabangan yang hampir mirip dengan if-elsif-else karena case when biasa digunakan jika terdapat dua kondisi atau lebih , dan case when lebih recommended dibandingkan dengan if-elsif-else karena strukturnya yang lebih mudah.

Bentuk umumnya :
case (variabel_yg_akan_diuji)
when 1
statemen 1
when 2
statemen 2
else
statemen n
end


B.    Perulangan
Perintah perulangan di gunakan untuk mengulang pengeksekusian statemen-statemen hingga berkali-kali sesuai dengan iterasi yang diinginkan. Dalam Ruby, perintah untuk perulangan (loop) antara lain :

1.       Perintah For
Merupakan peulangan yang biasanya digunakan jika kita sudah mengetahui batas perulangannya

Bentuk umumnya :
for variable in range
statemen
end


2.       Perintah Times
Perintah times digunakan untuk perulangan yang sangat sederhana. Hanya dengan bentuk umum serperti di bawah ini kita bisa langsung mendapatkan output berulang.

Bentuk umum: 
jumlah_perulangan.times do
statemen
end


3.       Perintah While
Perulangan yang dapat dilakukan jika dan hanya jika kondisinya benar dan kondisinya masih terpenuhi, karena kondisinya diletakkan di awal. jika kondisi salah tidak akan dieksekusi sedangkan jika kondisi sudah tidak terpenuhi maka akan keluar dari perulangan tersebut

Bentuk umum:
while kondisi
statemen
end



Percabangan dan Perulangan Pada VB

Percabangan dan Perulangan Pada Visual Basic

A.  Percabangan pada VB
                Struktur kondisi digunakan untuk menyeleksi kondisi tertentu yang akan menjalankan statement jika kondisi tersebut bernilai benar. Berikut ini merupakan percabangan pada vb:

  1. If ... Then
Merupakan suatu percabangan yang hanya terdapat 1 kondisi dan satu statement saja
Bentuk umumnya:
If [kondisi] then [pernyataan]
atau
If  [kondisi] then
[Pernyataan]
[Pernyataan]
End if


  1. If ... Then ... Else
Merupakan percabangan dimana terdapat 1 kondisi dan 2 statement , statement pertama merupakan statement yang akan dijalankan ketika kondisi benar dan statement yang lainnya akan dijalankan ketika kondisi tidak benar

Bentuk umumnya:
If kondisi1 Then
[blokpernyataan-1]
[ElseIf kondisi2 Then
[blok pernyataan-2]] ...
[Else
[blokpernyataank-n]]
End If


  1. Select Case
Merupakan percabangan yang hampir mirip dengan if then else karena select case biasa digunakan jika terdapat dua kondisi atau lebih , dan select  case lebih recommended dibandingkan dengan if then else karena strukturnya yang lebih mudah.

Bentuk umumnya :
Select Case <variabel>
                                                                                                                [Case nilai1
                                                                                                                [blokpernyataan-1]]
                                                                                                                [Case nilai2
                                                                                                                [blokpernyataan-2]]
                                                                                                                .
                                                                                                                .
                                                                                                                .
                                                                                                                [Case Else
                                                                                                                [blokpernyataan-n]]
                                                                                                                                End Select


B.   Perulangan pada VB

Struktur Perulangan digunakan untuk mengulang satu atau lebih pernyataan sejumlah yang diinginkan. Struktur perulangan yang ada dalam Visual basic antara lain adalah :

1.       For...Next
Merupakan peulangan yang biasanya digunakan jika kita sudah mengetahui batas perulangannya

Bentuk umumnya:
For variable = nilai_awal To nilai_akhir [Step step]
                                                 [pernyataan]
                                            [Exit For]
                                                 [pernyataan]

Next [variabel]


2.       While...Wend
Perulangan yang dapat dilakukan jika dan hanya jika kondisinya benar , karena kondisinya diletakkan di awal.

Bentuk umum:
While kondisi
                                 [pernyataan ]
Wend


3.       Do...Loop
Merupakan perulangan yang hampir mirip dengan while-wend , bedanya ialah kalau perulangan do-loop jika kondisinya salah maka paling banyak statement yang akan dieksekusi adalah satu kali sedangkan perulangan while-wend tidak ada yang di ekseskusi.

Bentuk umum :
Do
                 [pernyataan]
                 [Exit Do]
                 [pernyataan]
Loop [{While | Until} kondisi]



Microsoft Visual Basic

Microsoft Visual Basic

Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM). Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat.Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda. Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan. Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005 menunjukkan bahwa 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java.

Sejarah Visual Basic
Bill Gates, pendiri Microsoft, memulai bisnis perangkat lunak dengan mengembangkan interpreter bahasa Basic untuk Altair 8800, untuk kemudian ia ubah agar dapat berjalan di atas IBM PC dengan sistem operasi DOS. Perkembangan berikutnya ialah diluncurkannya BASICA (basic-advanced) untuk DOS. Setelah BASICA, Microsoft meluncurkan Microsoft QuickBasic dan Microsoft Basic (dikenal juga sebagai Basic Compiler).
Visual Basic adalah pengembangan dari bahasa komputer BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code). Bahasa BASIC diciptakan oleh Professor John Kemeny dan Thomas Eugene Kurtz dari Perguruan Tinggi Dartmouth pada pertengahan tahun 1960-an.[2] Bahasa program tersebut tersusun mirip dengan bahasa Inggris yang biasa digunakan oleh para programer untuk menulis program-program komputer sederhana yang berfungsi sebagai pembelajaran bagi konsep dasar pemrograman komputer.
Sejak saat itu, banyak versi BASIC yang dikembangkan untuk digunakan pada berbagai platform komputer, seperti Microsoft QBASIC, QUICKBASIC, GWBASIC, IBM BASICA, Apple BASIC dan lain-lain.
Apple BASIC dikembangkan oleh Steve Wozniak, mantan karyawan Hewlett Packard dan teman dekat Steve Jobs (pendiri Apple Inc.). Steve Jobs pernah bekerja dengan Wozniak sebelumnya (mereka membuat game arcade “Breakout” untuk Atari). Mereka mengumpulkan uang dan bersama-sama merakit PC, dan pada tanggal 1 April 1976 mereka secara resmi mendirikan perusahaan komputer Apple. Popularitas dan pemakaian BASIC yang luas dengan berbagai jenis komputer turut berperan dalam mengembangkan dan memperbaiki bahasa itu sendiri, dan akhirnya berujung pada lahirnya Visual Basic yang berbasis GUI (Graphic User Interface) bersamaan dengan Microsoft Windows. Pemrograman Visual Basic begitu mudah bagi pemula dan programer musiman karena ia menghemat waktu pemrograman dengan tersedianya komponen-komponen siap pakai.
Hingga akhirnya Visual Basic juga telah berkembang menjadi beberapa versi, sampai yang terbaru, yaitu Visual Basic 2010. Bagaimanapun juga Visual Basic 6.0 tetap menjadi versi yang paling populer karena mudah dalam membuat programnya dan ia tidak menghabiskan banyak memori.

Sejarah BASIC di tangan Microsoft sebagai bahasa yang diinterpretasi (BASICA) dan juga bahasa yang dikompilasi (BASCOM) membuat Visual Basic diimplementasikan sebagai gabungan keduanya. Programmer yang menggunakan Visual Basic bisa memilih kode bahasa pemrograman yang dikompilasi atau kode yang harus bahasa pemrograman yang diinterpretasikan sebagai hasil porting dari kode VB.Sayangnya, meskipun sudah terkompilasi jadi bahasa mesin, DLL bernama MSVBVMxx.DLL tetap dibutuhkan. Namun karakteristik bahasa terkompilasi tetap muncul (ia lebih cepat dari kalau kita pakai mode terinterpretasi).



Percabangan dan Perulangan Pada Python

Percabangan dan Perulangan Pada Python

A.      Percabangan Pada Python
Dalam python untuk percabangan dibagi menjadi 3 macam statement

1.       Perintah if
Merupakan suatu percabangan yang hanya terdapat 1 kondisi dan satu statement saja , jika kondisi benar maka akan menjalankan statement tersebut , jika salah tidak akan dieksekusi.

Bentuk umumnya :

If (kondisi) :
                statement

Contoh Program :
                                >>> nama = "python"
                                >>> if nama == "python" :
                                ...     print "Hello " + nama
                                ...
                                Hello python

2.       Perintah if-else
Merupakan percabangan dimana terdapat 1 kondisi dan 2 statement , statement pertama merupakan statement yang akan dijalankan ketika kondisi benar dan statement yang lainnya akan dijalankan ketika kondisi tidak benar

Bentuk umumnya :

if (kondisi) :
                statemen 1
else :
                statemen 2


3.       Perintah if – else – elif
Merupakan percabangan dimana terdapat 2 kondisi dan 3 statement , statement pertama merupakan statement yang akan dijalankan ketika kondisi pertama benar dan statement kedua merupakan statement yang akan dijalankan ketika kondisi kedua benar dan statement ketiga akan dijalankan ketika kondisi tidak ada yangbenar

Bentuk umumnya :
if (kondisi 1) :
                statemen
elif (kondisi 2) :
                statemen
else :
                statemen


B.      Perulangan Pada Python
Perintah perulangan akan digunakan untuk mengulang statement dengan perulangan sebanyak yang kita inginkan. Didalam python , perulangan terdapat dua yaitu for dan while

1.       For
Bentuk umum dari perulangan for:
for (variabel) in (objek) :
        statemen


2.       While
Perulangan yang dapat dilakukan jika dan hanya jika kondisinya benar dan kondisi masih terpenuhi , karena kondisinya diletakkan di awal dan jika kondisinya salah tidak akan akan dieksekusi dan jika kondisinya sudah tidak terpenuhi maka akan keluar dari perulangan while tersebut

Bentuk umumnya :
while (kondisi) :
        statemen